Ketua

Panitera & Sekretaris

 


____________

 

Persyaratan   Jadwal Sidang Pencarian Perkara  Direktori Putusan Pengaduan


1. RENGAT oleh Dr. Erlan Naofal, S.Ag., M.Ag.

2. Hasil TPM Hakim pada Badan Peradilan Agama

3. Pendaftaran Profile Assesment dan Fit and Proper Test Calon Pimpinan di Lingkungan Badan Peradilan Agama

4. Sosialisasi Perma Nomor 14 Tahun 2016

5. One Day Service One Day Finish For Persoon Recht

 

 

 


 

Hak Cipta © 2018 Selamat Datang di Situs Resmi. Dilindungi oleh Undang-undang
Joomla! adalah Perangkat Lunak Bebas yang diterbitkan di bawah Lisensi GNU/GPL
Hak Perlawanan Terhadap Putusan Verstek
Hak Perlawanan Terhadap Putusan Verstek PDF Cetak Surel
Hak Perlawanan Terhadap Putusan Verstek
Ditulis oleh herminida   
Jumat, 30 Oktober 2015 16:01

v Sesuai Pasal 129 HIR/153 RBg., Tergugat/ Para Tergugat yang dihukum dengan Verstek berhak mengajukan verzet atau perlawanan dalam waktu 14 (empat belas) hari terhitung setelah tanggal pemberitahuan putusan verstek itu kepada Tergugat semula jika pemberitahuan tersebut langsung disampaikan sendiri kepada yang bersangkutan. (Pasal 391 HIR: dalam menghitung tenggang waktu maka tanggal/ hari saat dimulainya penghitungan waktu tidak dihitung).

v Jika putusan itu tidak langsung diberitahukan kepada Tergugat sendiri dan pada waktu aanmaning Tergugat hadir, maka tenggang waktunya sampai pada hari kedelapan sesudah aanmaning (peringatan).

v Jika Tergugat tidak hadir pada waktu aanmaning maka tenggang waktunya adalah hari kedelapan sesudah Sita Eksekusi dilaksanakan. (Pasal 129 ayat (2) jo. Pasal 196 HIR dan Pasal 153 ayat (2) jo. Pasal 207 RBg). Kedua perkara tersebut (perkara verstek dan verzet terhadap verstek) berada dalam satu nomor perkara.

v Perkara verzet sedapat mungkin dipegang oleh Majelis Hakim yang telah menjatuhkan putusan verstek.

v Hakim yang melakukan pemeriksaan perkara verzet atas putusan verstek harus memeriksa gugatan yang telah diputus verstek tersebut secara keseluruhan. Pemeriksaan perkara verzet dilakukan secara biasa (lihat Pasal 129 ayat (3) HIR, Pasal 153 ayat (3) RBg. dan SEMA No.9 Tahun 1964).

v Apabila dalam pemeriksaan verzet pihak penggugat asal (Terlawan) tidak hadir, maka pemeriksaan dilanjutkan secara contradictoire, akan tetapi apabila Pelawan yang tidak hadir maka Hakim menjatuhkan putusan verstek untuk kedua kalinya. Terhadap putusan verstek yang dijatuhkan kedua kalinya ini tidak dapat diajukan perlawanan, tetapi bisa diajukan upaya hukum banding (Pasal 129 ayat (5) HIR dan Pasal 153 ayat (5) RBg).

v Apabila verzet diterima dan putusan verstek dibatalkan maka amar putusannya berbunyi :

a. Menyatakan Pelawan adalah pelawan yang benar.

b. Membatalkan putusan verstek.

c. Mengabulkan gugatan penggugat atau menolak gugatan pengugat.

v Apabila verzet tidak diterima dan putusan verstek tidak dibatalkan, maka amar putusannya berbunyi:

a. Menyatakan pelawan adalah pelawan yang tidak benar.

b. Menguatkan putusan verstek tersebut.

v Terhadap putusan verzet tersebut kedua belah pihak berhak mengajukan banding. Dalam hal diajukan banding, maka berkas perkara verstek dan verzet disatukan dalam satu berkas dan dikirim ke Pengadilan Tinggi Agama dan hanya ada satu nomor perkara.

 

Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 31 Oktober 2015 00:07
 


Hakim & Pegawai

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday349
mod_vvisit_counterYesterday181
mod_vvisit_counterThis week992
mod_vvisit_counterLast week787
mod_vvisit_counterThis month3829
mod_vvisit_counterLast month2674
mod_vvisit_counterAll days180975

We have: 17 guests online
Your IP: 54.198.78.121
 , 
Today: Apr 24, 2018
Visitors Counter

Portal Online

Daftar Penggunjung

Kami punya 17 tamu online

Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan PA Rengat menurut anda?
 



© Pengadilan Agama Rengat 2014